Lagaknya bagai seorang Jurnalis

Bangun pagi atas intervensi si hape nokia. Jari-jari gelagapan di bawah bantal sembari mencari asal-usul getaran yang membuyarkan dunia mimpi.

‘Ne! Tugas Penyuntingan berita udah kelar belum?!! Hari ini terakhir!!’

Sontak, kaget, hape dilempar dan langsung reboot laptop dengan mata berat. Mengetik prologue tugas artikel dan tiba-tiba bingung mau melanjutkan dengan apa. Jadi, masih dengan celana pendek dan tshirt hitam lengan panjang keluar dari kamar, lapor ke Orang Tua akan pergi ‘meliput sesuatu’, menyalakan motor dan segera lari ke ‘tempat kejadian perkara’.

Foto-foto TKP sedikit, tanya-tanya orang di sekitar tempat, naik motor dan pulang. Kembaliah ke hadapan laptop dan menyelesaikan tugas artikel mengenai Vandalisme di gedung perpustakaan Jogja yang baru.

Selesai, upload foto, kirim ke koordinator kelas and that’s it.

Masih dengan mata setengah terbuka, tiba-tiba si adik muncul, mengintip artikel yang sudah dikirim dan mendengus;

‘lagaknya kayak udah jadi jurnalis aja…’

.

.

.T

Advertisements

Reply This Way Beib

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s