For Swap

Following my boredom on waiting for Postcrossing’s official postcard, I decided to join the Postcrossing FB group. This is where people interested in Direct Swap could post, promote and exchange information on card they would like to swap.

It’s a lot more efficient than begging for other Postcrossing user via Private Message. The people in that group are very nice and soft spoken, though there are a certain aggressive one who demands a lot..

So here goes my current options 😀

available for swap

available for swap

From Top Left – Right

1. Postcard from Balcony restaurant. Features a delicious looking smoked salmon

2. Postcard from Singapore, featuring night view of the bay

3. Indonesia postcard, featuring a lady making a traditional umbrella

4. Postcard from Singapore, Chinatown at midday

5. Marilyn Monroe and her amazing thigh

6. Old guiness advertisement

 

manga style postcard

manga style postcard

Got this series from a Manga Festival in my town. 5 of them are drawn by the same person. A cute girl who study economy in UGM. The first time I met her, we went into a series of awkward giggle. I think I bought too much and she felt kinda bad with the price she charges 😀

You could contact her at her private mail in: namasaya.aima@gmail.com

She still have a mighty design in her sketch book.

.

Up for options, cross linked to Postcrossing FB group

Meet Up Postcrossing & CardToPost

Yahoooooo! Senang sekali ketika mendapat informasi bahwa Komunitas Postcrossing Indonesia – Cabang Yogya akan mengadakan Meet Up pada Sabtu, 22 Feb 2014. So pasti akan ikut dan voila!

Ciyaaaaaaa, senang sekali bisa bertemu dengan mereka-mereka yang memiliki hobi yang sama :,D

Kenapa waktu itu aku tidak bawa kamera ya? Ah entahlah..

Pertemuan ini adalah pertemuan keduaku, walaupun yang pertama lebih seperti party crasher di antara para KPI Jogja inti *mohon maaf… tidak bisa baca sikon*. Pertemuan pertama itu diadakan di Djendelo Cafe di atas Toko Buku Togamas Gejayan. Di sanalah saya berkenalan dengan sang ketua komunitas, Mbak Ima dan Mbak Sekar, serta Mas Uul (di foto: pojok kiri, mengenakan batik hijau).

Di pertemuan kedua yang diadakan di Kantor Pos Pusat Yogyakarta, saya baru berkenalan dengan 20an anggota KPI Jogja lainnya. Sangat menyenangkan sekali, karena selain bertemu dengan manusia-manusia sesama penyuka pos, kami juga disajikan sebuah presentasi materi yang menarik sekali mengenai dunia Filateli dari Mas Uul.

Memang sih masih belum tertarik terhadap dunia mengumpulkan perangko, tapi ada banyak hal-hal menarik yang rasanya ingin kugali lebih dalam mengenainya.

Saya juga berkenalan dengan Juno, seorang anggot KPI sekaligus anggota CardToPost yang terkenal dengan kreasi Mail-A-Roid nya. Ia mengajak saya meet up dengan anak-anak CardToPost yang akan diadakan keesokkan harinya di Benteng Vredeburg.

Fida, Ela, Aam, Juno, Yani, Dela, Me, Aga (from Right to Left) 7 CardToPost Jogja yang Meet Up di Vredeburg

Setelah mengobrol panjang dengan mereka-mereka ini, saya menjadi tahu bahwa ternyata anggota CardToPost ini ternyata memang kreatif tanpa habis. Beberapa diantara mereka adalah anak-anak DKV, jadi okee.. keren.

Ada-ada saja kartu pos yang sudah mereka kirim dan pernah mereka terima. Namun diantara semua itu, yang paling berkesan bagi saya adalah pernyataan bahwa mereka semua paling menyukai bila menerima kartu pos yang digambar dengan cat air, dan bukan hasil scan-print. Jadi maksudnya asli, di cat di kartu posnya kemudian di kirimkan.

Tanpa pikir panjang, sepulang saya dari meet up ini, saya langsung mengeluarkan peralatan cat air dan ingin segera menggambar sesuatu 😀

And you know? Meet Up seperti ini tidak akan lengkap tanpa ada kegiatan rampok-merampok tukaran kreasi sendiri. Jadi di bawah ini adalah beberapa kartu yang saya bawa pulang dari meet up Vrederburg.

Hasil rampok

Hasil rampok  swap dengan kartu yang saya buat

 

Ayooo kapan Meet Up lagi?

🙂

.T

Preview on new pics for CardToPost

Nih lagu cover keren banget, sukses membuat saya terbuai dengan alunan gitarnya yang begitu mellow.

.

Beberapa gambar yang saya rencanakan untuk di blow up ke versi kartu pos 🙂

Seperti yang bisa dilihat, tiga diantaranya merupakan hasil cat warna. Masih harus banyak latihan nih…

preview

preview2

preview3

preview4

Stamped and Received..!

Fiuuuh!! Dalam dua hari terakhir ini, Jogja sudah diguyur hujan deras sebanyak 4 kali. Hujan yang sangat membantu proses bersih-bersih jalanan, genteng, kebun dan rumah tetangga yang kok kamu ngga pulang-pulang dari liburan sih??

Setelah keadaan mereda dan tidak membuat stress dan sesak nafas, saya akhirnya mendapatkan kesempatan untuk melaporkan handmade postcard yang sudah sampai Jogja..!!

Sebuah sudut kota Bandung yang keren punya

Yang satu ini berasal dari seorang Bandung bernama Aga Ridwan Nugraha. Keren banget dan sempat membuat saya berpikir, kenapa street art Jogja kok ngga sekeren ini ya? Entah kenapa grafiti di Jogja lebih ke arah vandalisme, dan keroyok pilox dari genk SMA. Coba kalau keren, berwarna dan SUNNY seperti yang satu ini, nilainya positif dan membuat yang melihatnya juga jadi senang kan..

Dari seseorang bernama NaSri dari Ungaran (?) gaya-gaya vintagenya keren punya..

Yang satu ini berasal dari oknum berinisial NaSri dari UNG with love.
Kartu yang satu ini membuat saya agak kebingungan karena sang pengirim tidak mencantumkan nama lengkapnya.. Jadi tidak tau mau melaporkan dengan atas nama siapa. Jadi untuk para future postcard sender, jangan lupa tulis nama panjangnya ya. Dan kalau mau lebih mudah, cantumkan saja sekalian situs pribadi kalian, jadi lebih mudah dikontak dan bisa diapresiasi dengan maksimal.

Favorit ku deh pokoknya. Lucu banget dan luar biasa random, tapi gambar-gambar kayak gini nih yang saya sukai 🙂

Kyaaaaaaa!!! Udah deh, nyerah, sujud sambil ketawa ngakak. Kartu pos yang satu ini merupakan yang paling konyol, jujur dan saya sukai. Berasal dari seorang Agatha Astari   yang berdomisili di Jakarta. Siap-siap aja anak yang satu ini, akan kukirimkan sebuah kartu pos yang tidak kalah ajaibnya 😀

Diterima 2 hari setelah hujan abu vulkanik dari gunung Kelud. Tapi kalau hujan yang satu ini adalah hujan gosip..!! Kreatif banget dan saya suka bahan kertasnya yang coklat ini

Hujan gosip/ngerumpi ini berasal dari seorang Dian Putri Bali Mahayoni, saya suka sekali dengan kombinasi warna perak dan kertas coklatnya. Kesannya sederhana namun sangat pintar dan kreatif. Kartu yang satu ini dikirim dari Bali, sebagai balasan dari kartu siluet matahari tenggelam yang dulu pernah kukirim kepadanya. Asyik deh kalau sudah terjalin relas kirim-kiriman. Jadi makin semangat untuk bergelut di dunia kartu pos.

Payung berwarna-warni yang difoto menggunakan kamera tua. Saya suka sekali dengan kombinasi warna pastelnya yang bikin sejuk..

Payung warna-warni dengan semburat warna pastel. Oke ini adalah gaya warna yang benar-benar saya sukai. Bisa dilihat dari secuil backgroung, itu adalah kamar saya yang warnanya ngga jauh dari palet warna-warna pastel. Senang sekali ketika mendapatkan kartu pos yang unik seperti ini. Kartu ini merupakan kartu balasan dari Sansia Bintang.

.

Akhir-akhir ini saya jadi lebih sering bergelut di dunia cardtopost, diantaranya karena jangka waktu menunggu yang sangat panjaaaaaaang di dunia Postcrossing. Beberapa kartu tujuan saya akan mendarat di Ukraina yang… well you know what’s going on there. Saya berharap semoga mereka yang di Ukraina akan baik-baik saja, dan semoga krisis negara mereka dapat segera terselesaikan.

 

Selamat mengirim kartu pos..!

CardToPost: Collage and Happiness

Emma Stone with a special twist

Emma Stone with a special twist from Oneng Ayu A.

Are you happy? from Dinda S.

Saya menemukan situs cardtopost ini dengan harapan dapat menerima kartu pos aneh-aneh dari teman-teman se Indonesia. Dan percaya deh, baik mengirim maupun menerimanya sama-sama menyenangkan!

Dua kartu pos ini saya terima sepulang saya dari Jakarta mengikuti Studi Perspektif bersama kampus. Sesampainya saya di rumah dalam keadaan capek, lelah dan inginnya langsung touchdown di kasur dan melupakan segala derita 16 JAM PERJALANAN.

Namun begitu membuka kamar, di meja rias telah bertengger dua kartu pos manis dari Oneng Ayu Annisa dan Dinda Sarasidia

Aku senang sekali dengan yang Emma Stone, tiba-tiba teringat dengan zaman-zaman dahulu ketika salah satu hobi saya adalah mengguntingi majalah. Incarannya hanya satu: cari gambar-gambar artis keren dan baju bagus!! Melihat kartu pos yang satu ini bikin nostalgia..

Sedangkan dari Dinda Sarasidia membuat saya tersenyum, memang yang namanya kebahagiaan itu harus kita usahakan dan pertahankan. Apakah kamu saat ini bahagia?

 

.T

Card to Post. Prologue and to be Send

Aloha!!
Nemu situs asik nih untuk para penggemar kartu pos. Yaitu CardToPost.com.

Card To Post ini adalah situs yang bergerak di bidang kreatif dan mendorong anggotanya untuk mengirim kartu pos yang mereka desain sendiri.
Kartu pos. Desain sendiri.
Tanpa pikir dua kali, saya langsung mendaftarkan diri ke situs ini. Selain itu, kenyataan bahwa situs ini telah diulas oleh majalah, koran dan berbagai portal berita yang keren-keren membuat saya makin bersemangat. Diantaranya adalah National Geography Indonesia, Jakarta Post, TravelxPose dan banyak lagi.

Hingga saat ini karena saya masih berstatus luar biasa newbie, jadi masih lebih banyak mengirimkan kartu pos daripada menerimanya. Tapi semoga saja nanti akan ada yang mengirimkan kartu ke saya (aminnn ya allah aminnnn!!).

Berikut adalah beberapa gambar yang saya rencanakan akan saya kirim dalam waktu dekat. Bisa di lihat judul dan caption gambar bila kita menghoover mouse ke arah gambar. Bisa juga di klik untuk penjelasan lebih panjang mengenainya.

Seandainya ada yang mau saya kirimkan salah satu gambar ini, ayoo boleh lho. Ayo kita saling mengirim kartu pos 🙂